Bali - Buleleng – Bencana tanah longsor di wilayah Desa Sawan, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, Bali, menyebabkan sekitar 200 kepala keluarga (KK) di Desa Jagaraga mengalami krisis air bersih. Longsor tersebut merusak pipa induk yang menjadi jalur utama distribusi air, sehingga suplai air terhenti total selama tiga hari terakhir.
Kepala Desa Jagaraga, Nyoman Parta, menjelaskan kerusakan terjadi pada jalur pipa utama yang memasok kebutuhan air bagi warganya. Menurut dia, pipa jebol akibat longsor yang dipicu curah hujan tinggi di kawasan tersebut.
“Jalur pipa rusak di Desa Sawan dan saat ini sedang dalam proses perbaikan. Pipa yang terdampak merupakan jalur induk menuju Desa Jagaraga,” ujarnya, Jumat (13/2/2026).
Sejumlah wilayah yang terdampak di antaranya Banjar Dinas Triwangsa, Banjar Dinas Kangin Luan, Banjar Dinas Kauh Luan, Banjar Dinas Kangin Teben, serta Banjar Dinas Kauh Teben. Warga di lima banjar itu kini harus mengandalkan distribusi air menggunakan mobil tangki untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti memasak, mandi, dan mencuci.
Nyoman Parta menambahkan, perbaikan jaringan pipa terus dikebut dan ditargetkan selesai dalam empat hingga lima hari ke depan agar distribusi air kembali normal. Ia juga mengakui, ini merupakan kali pertama suplai air bersih ke desanya lumpuh total akibat kerusakan pipa induk.
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng bersama Perumda Tirta Hita Buleleng langsung melakukan langkah darurat. Kepala Pelaksana BPBD Buleleng, I Gede Suyasa, mengatakan pihaknya telah mengerahkan tiga truk tangki air berkapasitas masing-masing 5.000 liter untuk menyuplai warga di beberapa titik terdampak.
Selain distribusi air, BPBD juga menyalurkan tandon air di setiap banjar guna membantu penampungan sementara. “Penyaluran air bersih diperkirakan masih dibutuhkan sekitar satu minggu sambil menunggu perbaikan pipa selesai,” jelasnya.
Hingga kini proses perbaikan pipa induk di lokasi longsor masih berlangsung. Warga Desa Jagaraga berharap suplai air bersih segera kembali normal agar aktivitas rumah tangga tidak terganggu lebih lama.(dek)
Ratusan keluarga di Desa Jagaraga, Buleleng, terpaksa antre air bersih setelah longsor merusak pipa induk distribusi. Bantuan tangki air terus disalurkan. (Foto ilustrasi) 












Komentar
Tuliskan Komentar Anda!