Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak, 11.765 Penumpang Padati Pelabuhan Tanjung PerakRibuan penumpang memadati Pelabuhan Tanjung Perak saat puncak arus balik Lebaran 2026. Lonjakan terjadi seiring berakhirnya libur panjang, dengan tujuan dominan ke wilayah Indonesia timur.

Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak, 11.765 Penumpang Padati Pelabuhan Tanjung Perak

Surabaya - 28 Maret 2026 — Lonjakan arus balik Lebaran 2026 mulai terasa di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Tercatat sebanyak 11.765 penumpang kapal laut memadati pelabuhan pada Sabtu (28/3/2026), seiring berakhirnya masa libur panjang Idulfitri.

Dari total tersebut, sebanyak 5.526 penumpang berangkat dan 6.239 penumpang tiba, dengan kepadatan terpusat di Terminal Gapura Surya Nusantara (GSN) yang menjadi titik utama aktivitas penumpang 

Penumpang Dominasi Rute Indonesia Timur

Ribuan pemudik terlihat menunggu jadwal keberangkatan kapal menuju berbagai daerah, terutama ke wilayah Indonesia timur seperti Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.

Sejumlah rute favorit pada arus balik tahun ini meliputi:

Makassar

Balikpapan

Lembar

Kumai

Sampit

Salah satu penumpang, Suryadi, mengaku memilih moda transportasi laut karena dinilai lebih nyaman untuk perjalanan bersama keluarga.

“Saya kembali ke Kumai, Kalimantan Tengah. Pilih kapal karena lebih aman dan nyaman, apalagi bersama keluarga,” ujarnya.

Puncak Arus Balik Diprediksi 28–29 Maret

Pihak pelabuhan memprediksi puncak arus balik terjadi pada 28 hingga 29 Maret 2026, didorong oleh berakhirnya libur Lebaran serta dimulainya kembali aktivitas kerja dan sekolah.

Sementara itu, puncak arus mudik sebelumnya tercatat pada 13 Maret 2026 dengan jumlah sekitar 11.000 penumpang.

Secara keseluruhan, arus penumpang, pada lebaran tahun ini diproyeksikan mengalami peningkatan sekitar 5%  2025.

2025: 273.348 penumpang 2026 (proyeksi): 287.015 penumpang, Kenaikan ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat selama periode Lebaran.

Pelayanan dan Pengamanan Ditingkatkan

Pihak pelabuhan memastikan pelayanan dan pengamanan terus dioptimalkan untuk menjaga kelancaran arus balik. Fokus utama adalah memberikan kenyamanan serta keselamatan bagi seluruh penumpang yang kembali ke daerah tujuan masing-masing. (alr)