Sopir Travel di Surabaya Ajak Istri Curi Motor, Beraksi di 9 Lokasi Demi Kebutuhan HidupPolisi mengungkapkan, sepanjang tahun 2025, pasangan ini telah melakukan aksi pencurian di sembilan lokasi berbeda.(Foto ilustrasi)

Sopir Travel di Surabaya Ajak Istri Curi Motor, Beraksi di 9 Lokasi Demi Kebutuhan Hidup

Surabaya - Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang melibatkan pasangan suami istri terungkap di Surabaya. Seorang sopir travel berinisial LD (46) nekat mengajak istrinya, WP (38), mencuri sepeda motor demi memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kapolsek Lakarsantri, Imam Solikin, menjelaskan bahwa pelaku tetap melakukan aksi kriminal meski memiliki pekerjaan tetap sebagai sopir travel. Namun, penghasilan yang dinilai tidak mencukupi menjadi alasan utama mereka nekat mencuri.

“Pendapatannya masih belum cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup bersama keluarga,” ujar Kompol Imam, Jumat (27/3/2026).

Gunakan Kode ‘Jalan-Jalan’ Saat Akan Beraksi

Dalam menjalankan aksinya, pasangan ini memiliki kode khusus agar tidak menimbulkan kecurigaan. Mereka menggunakan istilah “ayo jalan-jalan” sebagai tanda untuk mulai berburu target.

Menurut polisi, peran keduanya sudah terbagi rapi. Sang istri bertugas memantau situasi di lokasi, sementara suami menjadi eksekutor pencurian.

“Kadang istri yang mengajak, kadang suami. Mereka saling bergantian,” jelasnya.

Tiga Kali Beraksi di G-Walk, Gunakan Kunci T

Aksi terakhir dilakukan di kawasan G-Walk Surabaya. Di lokasi tersebut, pasangan ini tercatat sudah tiga kali melakukan pencurian sebelum akhirnya tertangkap.

Mereka menggunakan kunci T untuk merusak rumah kunci sepeda motor, dengan target utama kendaraan jenis matic yang dianggap lebih mudah dibobol.

Total 9 Lokasi, Termasuk Kediri

Polisi mengungkapkan, sepanjang tahun 2025, pasangan ini telah melakukan aksi pencurian di sembilan lokasi berbeda.

6 lokasi di Surabaya

3 lokasi di wilayah Kediri

Lebih lanjut, diketahui bahwa LD merupakan residivis kasus pencurian mobil pada tahun 2023 yang pernah ditangani oleh Polda Jawa Timur.

Motor Curian Dijual ke Penadah

Sepeda motor hasil curian dijual kepada penadah melalui perantara. Saat ini, baik pelaku utama maupun perantara telah diamankan oleh pihak kepolisian.

Kasus tersebut kini dilimpahkan ke Polrestabes Surabaya untuk penanganan lebih lanjut.

“Pelaku dan perantara sudah kami amankan, dan kasusnya sudah kami limpahkan,” tutup Kompol Imam. (alr)