Banjir Setinggi 5 Meter Rendam Perumahan di Periuk Tangerang, Warga Bertahan di Atap dan Lantai DuaAir bah setinggi 5 meter menutup seluruh Perumahan Periuk Damai Tangerang, hanya atap rumah yang terlihat di tengah genangan.(Foto ilustrasi)

Banjir Setinggi 5 Meter Rendam Perumahan di Periuk Tangerang, Warga Bertahan di Atap dan Lantai Dua

Tanggerang - Banjir besar melanda Perumahan Periuk Damai, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, pada Senin (9/3/2026). Tinggi air yang mencapai sekitar lima meter membuat sebagian besar rumah warga hampir seluruhnya terendam.

Air berwarna cokelat pekat menutup seluruh area perumahan. Bahkan, dari kejauhan beberapa rumah hanya terlihat bagian atapnya saja karena bagian dinding, jendela, hingga pagar sudah tertutup air.

Di sejumlah titik, terlihat barang-barang milik warga diletakkan di atas atap rumah agar tidak hanyut. Beberapa di antaranya seperti kasur, kursi plastik, dan ember yang sengaja dipindahkan ke tempat paling tinggi.

Kondisi perumahan yang biasanya ramai kini berubah sepi. Jalan di dalam kompleks tidak lagi terlihat karena tertutup genangan air yang tinggi.

Sesekali perahu karet terlihat melintas di antara deretan rumah yang terendam. Perahu tersebut digunakan oleh petugas untuk mengevakuasi warga yang masih berada di rumah, serta membantu mereka mengambil barang-barang penting yang tertinggal.

Saat menyusuri kawasan tersebut dengan perahu, terlihat beberapa warga masih bertahan di lantai dua rumah mereka sambil menunggu bantuan datang. Ada juga warga yang naik ke genteng rumah untuk memantau perahu yang hilir mudik di tengah banjir.

Selain itu, sejumlah kabel listrik terlihat hampir terendam air. Demi keamanan, aliran listrik di kawasan tersebut sudah dimatikan.

“Listrik sudah mati total sejak kemarin,” kata Hery (45), salah satu warga Perumahan Periuk Damai.

Sementara itu, warga yang telah berhasil dievakuasi memilih mengungsi ke tempat yang lebih aman di sekitar kawasan perumahan. Sebagian mengungsi di rumah kerabat, sementara lainnya tinggal sementara di lokasi pengungsian yang disiapkan di Masjid Al Jihad.

Banjir yang belum juga surut membuat ratusan warga terpaksa meninggalkan rumah mereka dan menunggu bantuan serta kondisi air yang diharapkan segera turun.(alr)