Tim SAR Temukan 6 Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung SulselTim SAR gabungan kembali menemukan enam jenazah korban pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung (Foto Ilustrasi)

Tim SAR Temukan 6 Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung Sulsel

Makassar – Tim SAR gabungan kembali menemukan enam jenazah korban pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Kamis (22/1/2026).

Asisten Operasi Kodam XIV/Hasanuddin Kolonel Inf Dody Priyo Hadi mengatakan, keenam jenazah tersebut ditemukan oleh tim elang pada pukul 09.30 hingga 10.46 WITA. Lokasi penemuan berada di radius sekitar 50 meter dari titik korban pertama yang ditemukan sebelumnya.

“Ada enam jenazah yang lokasinya tersebar di putaran radius 50 meter dari yang ditemukan pertama,” ujar Dody di Posko Tompo Bulu, Kecamatan Balocci.

Menurut Dody, kondisi jenazah saat ditemukan sudah membengkak sehingga sulit dikenali. Hal ini disebabkan korban baru ditemukan setelah enam hari sejak pesawat dinyatakan jatuh.

“Dilaporkan kondisinya sudah membesar, sehingga tim di lapangan cukup kesulitan untuk mengenali secara langsung,” jelasnya.

Ia menambahkan, posisi keenam korban berada lebih dari 100 meter di bawah lokasi korban pertama dan sekitar 250 meter dari puncak Gunung Bulusaraung.

Untuk proses evakuasi, Tim SAR akan menggunakan teknik vertical rescue dengan metode jetring atau penarikan ke atas, yang dilakukan oleh personel Basarnas yang telah bersiaga di puncak gunung.

“Kita gunakan teknik jetring seperti saat evakuasi korban sebelumnya,” kata Dody.

Setelah berhasil dievakuasi ke Posko Tompo Bulu, keenam jenazah direncanakan akan diterbangkan menggunakan helikopter menuju Rumah Sakit Bhayangkara Makassar.

Namun jika kondisi cuaca tidak memungkinkan, evakuasi akan dilakukan melalui jalur darat menuju Bidokkes Polda Sulsel.

“Kita berharap cuaca membaik agar proses evakuasi udara bisa dilakukan. Jika tidak, tetap kita siapkan jalur darat,” ujarnya.

Dengan penemuan ini, total korban pesawat ATR 42-500 yang telah ditemukan berjumlah delapan orang. Dua korban sebelumnya telah berhasil diidentifikasi, yakni pramugari Florencia Lolita Wibisono (33) dan pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan Deden Maulana. (bank)