Warga Pesisir Diminta Siaga, Fenomena Bulan Baru Bisa Picu Banjir Rob Akhir OktoberFase bulan baru berpotensi menaikkan air laut hingga melampaui batas normal

Warga Pesisir Diminta Siaga, Fenomena Bulan Baru Bisa Picu Banjir Rob Akhir Oktober

SurabayaWarga di wilayah pesisir Jawa Timur diminta mulai bersiap menghadapi potensi banjir rob yang diperkirakan terjadi pada 24–26 Oktober 2025. Peringatan ini dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) karena adanya fenomena Fase Bulan Baru yang jatuh pada 21 Oktober.

Menurut Eko Prasetyo, Direktur Meteorologi Maritim BMKG, fenomena alam ini dapat memicu peningkatan tinggi air laut maksimum di sejumlah daerah pesisir.

“Fase bulan baru berpotensi menaikkan air laut hingga melampaui batas normal. Dampaknya bisa menimbulkan banjir pesisir atau rob di beberapa wilayah Indonesia,” ujarnya melalui keterangan resmi, Jumat malm (17/10/2025).

Untuk Jawa Timur, wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan di antaranya Surabaya Utara, Gresik, Lamongan, Tuban, dan Benowo. Ketinggian air diperkirakan akan mencapai puncaknya mulai 24 Oktober hingga 26 Oktober.

Eko menjelaskan, rob bisa berdampak pada aktivitas harian warga pesisir seperti bongkar muat di pelabuhan, tambak ikan, hingga aktivitas pemukiman dekat pantai. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak menyepelekan tanda-tanda kenaikan air laut.

“Masyarakat diimbau tetap waspada, memantau prakiraan cuaca maritim, dan menyiapkan langkah antisipasi agar kegiatan pesisir tetap aman,” tambahnya.

Selain Jawa Timur, sejumlah provinsi lain seperti Banten, Jakarta, Jawa Tengah, Bali, NTT, dan sebagian wilayah Kalimantan juga berpotensi mengalami hal serupa.

Fenomena rob akibat fase bulan baru sendiri merupakan kejadian alami yang rutin terjadi setiap bulan, namun bisa berdampak besar jika berbarengan dengan kondisi cuaca ekstrem atau angin kencang. Karena itu, BMKG menegaskan pentingnya kolaborasi antara warga, pemerintah daerah, dan pihak pelabuhan dalam upaya mitigasi.(bank)