PGN Turun Tangan Soal Gelembung Gas di Rungkut, Sumber Belum DiketahuiPGN Turun Tangan Soal Gelembung Gas di Rungkut

PGN Turun Tangan Soal Gelembung Gas di Rungkut, Sumber Belum Diketahui

Surabaya – Fenomena gelembung gas di Sungai Rungkut Madya Utara membuat warga cemas sekaligus penasaran. Menyikapi laporan tersebut, Perusahaan Gas Negara (PGN) langsung bergerak cepat dengan mengirimkan tim teknis sejak sore hari untuk memeriksa kondisi di lapangan.

“Benar, ada gelembung di sungai Rungkut Madya Utara. Tim kami sudah melakukan pengecekan dan sejauh ini tidak ada indikasi kebocoran dari jaringan pipa PGN,” ujar Muhammad Rais Effendi, Division Head Regional Support and Service PGN SOR III, Jumat (17/10).

Menurut Rais, tekanan gas di jaringan pelanggan di sekitar lokasi masih stabil dan aman. “Kami pastikan tidak ada gangguan penyaluran ke pelanggan,” tegasnya.

Sementara Hasil pemeriksaan awal menunjukkan, gas yang muncul mengandung metana (CH₄) — jenis gas yang juga terdapat pada gas bumi. Namun, PGN belum bisa memastikan dari mana asal gas tersebut, apakah dari sistem pipa bawah tanah atau dari sumber alami.

Hingga malam hari, petugas masih melakukan penggalian di sekitar titik semburan untuk mencari sumber pastinya. Proses dilakukan dengan sangat hati-hati mengingat gas metana bersifat mudah terbakar.

“Penggalian dilakukan agar bisa dipastikan sumbernya dari mana, apakah dari pipa kami atau ada sumber lain,” tambah Rais.

Sembari menunggu hasil penyelidikan, warga diimbau untuk tidak menyalakan api atau merokok di sekitar lokasi guna mencegah hal-hal yang tak diinginkan.

Fenomena ini juga menjadi topik hangat di media sosial. Banyak warganet berspekulasi, mulai dari dugaan kebocoran gas bawah tanah hingga fenomena alam langka yang jarang terjadi di wilayah perkotaan seperti Surabaya. (bank)