Mojokerto - Kecelakaan tragis terjadi di wilayah Gondang, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Sabtu (28/3/2026) pagi. Sebuah kendaraan wisata yang dimodifikasi menjadi kereta kelinci terguling saat membawa rombongan penumpang, mengakibatkan satu orang meninggal dunia.
Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 09.00 WIB di Dusun Jati, Desa Jatidukuh. Kendaraan yang mengangkut puluhan penumpang tersebut diduga tidak kuat menanjak, hingga akhirnya mundur dan kehilangan kendali.
Dari keterangan saksi mata di lokasi, Wena (29), mengungkapkan bahwa kendaraan sempat hampir mencapai puncak tanjakan sebelum akhirnya mundur.
“Hampir sampai puncak, tapi tidak kuat. Kendaraan mundur lalu menabrak gapura, keluar jalur dan menghantam tiang listrik,” ujarnya.
Benturan keras membuat kendaraan terguling dan menyebabkan kepanikan penumpang. Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung bergegas memberikan pertolongan, terutama kepada korban yang terjepit di dalam kendaraan.
Kereta kelinci tersebut diketahui membawa rombongan buruh pabrik dari wilayah Puri, Mojokerto. Penumpang terdiri dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.
Akibat kecelakaan itu, seorang penumpang bernama Sulimah (47), warga Desa Mlaten, dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian. Korban diduga mengalami cedera otak berat setelah terlempar dari kendaraan.
Kasat Lantas Polres Mojokerto, AKP Yogie Pratama, membenarkan adanya korban jiwa dalam insiden tersebut.
“Korban meninggal dunia terlempar dari kendaraan dan jatuh ke area sekitar lokasi, sehingga meninggal di tempat,” jelasnya.
Sementara itu, sejumlah penumpang lainnya mengalami luka-luka dan telah dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat, seperti Puskesmas Gondang, RSUD Prof dr Soekandar, dan RS Sumberglagah Pacet untuk mendapatkan perawatan medis.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk dugaan faktor kelayakan kendaraan dan kelebihan muatan.(alr)
Kereta kelinci tersebut diketahui membawa rombongan buruh pabrik dari wilayah Puri, Mojokerto. Penumpang terdiri dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.(Foto ilustrasi) 













Komentar
Tuliskan Komentar Anda!