Pelabuhan Ketapang Macet Parah Usai Nyepi, Antrean Kendaraan Capai 1 Km, Bus Terjebak 12 JamKemacetan panjang terjadi di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, setelah kembali dibuka pasca Hari Raya Nyepi 2026. Antrean kendaraan mengular hingga 1 kilometer.(Foto ilustrasi)

Pelabuhan Ketapang Macet Parah Usai Nyepi, Antrean Kendaraan Capai 1 Km, Bus Terjebak 12 Jam

Banyuwangi - Aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Ketapang kembali normal pada Jumat (20/3/2026) pukul 06.00 WIB setelah sempat ditutup selama perayaan Nyepi. Namun, lonjakan kendaraan langsung memicu kemacetan panjang di area pelabuhan.

Pantauan di lokasi menunjukkan kendaraan terus berdatangan sejak dini hari. Bahkan, sejumlah pengendara sudah masuk ke kantong parkir sejak pukul 01.00 WIB.

Meski sebagian kendaraan dialihkan ke Dermaga Bulusan untuk mengurai kepadatan, antrean tetap tak terhindarkan. Kemacetan dilaporkan mencapai sekitar 1 kilometer hingga di luar kawasan pelabuhan.
Salah satu sopir bus, Gunawan, mengaku harus menunggu sangat lama untuk bisa menyeberang. Ia bersama keluarganya berangkat lebih awal, namun tetap terjebak antrean panjang.

“Saya sampai tadi jam 01.00 WIB, diarahkan ke Dermaga Bulusan dulu, baru masuk ke Ketapang jam 07.00 WIB,” ujarnya.

Gunawan menyebut, hingga 12 jam menunggu, bus yang ditumpanginya belum juga masuk kapal. Ia mengaku tidak menyangka kemacetan justru terjadi di Ketapang.

“Saya kira yang macet itu di Gilimanuk. Ternyata di sini sudah 12 jam belum jelas kapan masuk kapal,” tambahnya.

Akibat kondisi tersebut, rencana liburan keluarganya ke Bali pun berubah. Mereka memilih beristirahat terlebih dahulu sebelum melanjutkan perjalanan wisata.

Sementara itu, kondisi berbeda dialami pengguna mobil pribadi. Rata-rata waktu tunggu hanya sekitar dua jam. Salah satu pemudik, Widodo, mengaku masih bisa masuk antrean dengan relatif cepat meski tetap harus menunggu di dalam pelabuhan.

Di sisi lain, data Posko Gilimanuk mencatat lonjakan penumpang dari Bali ke Jawa mencapai 459.640 orang pada periode H-10 hingga H-2, naik 7,4 persen dibanding tahun lalu. Jumlah kendaraan juga meningkat menjadi 146.963 unit atau naik 8,9 persen.

Sedangkan dari Jawa ke Bali melalui Pelabuhan Ketapang, tercatat 177.379 penumpang atau naik 2,9 persen, dengan total kendaraan mencapai 34.335 unit.

Lonjakan arus kendaraan pasca Nyepi ini menjadi tantangan tersendiri bagi pengelola pelabuhan dalam mengatur kelancaran penyeberangan, terutama menjelang arus mudik dan libur panjang Lebaran. (alr)