Pengendara Motor Tewas Tertabrak Kereta di Perlintasan Ahmad Yani Surabaya,Terobos PalangSeorang pengendara motor tewas setelah tertabrak kereta api relasi Surabaya–Pasuruan.(Foto ilustrasi)

Pengendara Motor Tewas Tertabrak Kereta di Perlintasan Ahmad Yani Surabaya,Terobos Palang

Surabaya - Kecelakaan maut terjadi di perlintasan kereta api Jalan Ahmad Yani, Surabaya, Senin (23/3/2026) sore. Seorang pengendara motor tewas setelah tertabrak kereta api relasi Surabaya–Pasuruan (Supas).

Korban diketahui berinisial CS (52), warga Jalan Jojoran, Kelurahan Mojo, Kecamatan Gubeng, Surabaya. Ia meninggal dunia di lokasi kejadian usai diduga menerobos palang pintu perlintasan yang sudah tertutup.

Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 16.57 WIB di kawasan Jemur Wonosari, Wonocolo.

Saksi mata sekaligus penjaga palang pintu, Agus Suryadi, mengungkapkan bahwa sebelum kejadian seluruh pengendara telah berhenti menunggu kereta melintas. Korban bahkan sempat berada di barisan paling depan.

“Semua pengendara sudah berhenti. Korban juga sudah ikut antre sekitar dua sampai tiga menit,” ujarnya.

Namun secara tiba-tiba, korban nekat menerobos palang pintu saat kereta sudah dalam jarak sangat dekat.

“Korban berusaha menerabas, kereta sudah dekat jarak kurang lebih satu meter langsung menerabas. Sudah saya teriaki, tapi tidak dengar,” kata Agus.

Kereta api yang melaju dari arah selatan menuju Stasiun Wonokromo langsung menghantam korban. Akibat benturan keras tersebut, korban terseret sejauh kurang lebih lima meter ke arah utara.

Setelah kejadian, korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di sisi rel kereta.

Laporan kejadian kemudian diteruskan ke Command Center 112 dan pihak kepolisian. Petugas dari BPBD Kota Surabaya segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan.

Kabid Darlog BPBD Surabaya, Linda Novanti, membenarkan bahwa korban telah meninggal dunia saat petugas tiba.

“Setelah dilakukan pengecekan, korban dinyatakan meninggal dunia oleh rekan TGC Selatan,” ujarnya.

Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke kamar jenazah Rumah Sakit Bhayangkara menggunakan ambulans.

Sementara itu, penanganan lebih lanjut atas kejadian ini telah diserahkan kepada pihak kepolisian. Pihak keluarga korban juga telah dihubungi oleh petugas terkait.(alr)