Surabaya - Pergerakan masyarakat saat Lebaran 2026 di kawasan Surabaya Raya, yang meliputi Surabaya, Sidoarjo, Gresik, hingga Mojokerto, masih tinggi meski sudah memasuki hari kedua Idulfitri.
Pantauan di lapangan pada Minggu (22/3/2026), kepadatan terlihat di Jalan Ahmad Yani arah Sidoarjo serta Jalan Banyu Urip menuju Gresik.
Arus kendaraan didominasi sepeda motor dan mobil pribadi yang melakukan perjalanan jarak dekat atau mudik lokal.
Salah satu titik paling padat terjadi di Bundaran Waru, yang menjadi jalur utama penghubung antara Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo. Kendaraan dengan pelat nomor L (Surabaya) dan W (Sidoarjo) tampak mendominasi lalu lintas di kawasan tersebut.
Salah satu pemudik lokal, Sulis, mengaku tetap menjalankan tradisi pulang kampung saat Lebaran meski jaraknya dekat. Ia mudik dari Surabaya menuju Krian, Sidoarjo.
“Dari Surabaya ke Krian hanya sekitar satu jam. Ini sudah jadi tradisi setiap Lebaran pulang ke sana,” ujarnya.
Menurutnya, mudik jarak dekat memberi fleksibilitas karena bisa kembali ke kota kapan saja tanpa harus menginap lama di kampung halaman.
Dalam perjalanan balik, Sulis juga memilih beristirahat sejenak demi menjaga kondisi tubuh keluarganya.
“Ini istirahat sebentar karena istri capek. Demi keselamatan, lebih baik berhenti dulu sebelum lanjut,” tambahnya.
Secara nasional, pergerakan masyarakat selama periode Angkutan Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 143,91 juta orang atau sekitar 50,60 persen dari total penduduk Indonesia.
Jawa Timur menjadi salah satu daerah dengan jumlah pemudik terbesar, yakni sekitar 17,12 juta orang.
Sementara jumlah pemudik yang masuk ke Jawa Timur diprediksi mencapai 27,29 juta orang.
Kota Surabaya sendiri masuk dalam daftar tujuan favorit selama Lebaran, dengan estimasi pergerakan masuk mencapai sekitar 732 ribu orang.
Kepadatan arus mudik lokal ini diperkirakan masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan, seiring meningkatnya aktivitas arus balik Lebaran.(alr)
Arus mudik lokal di wilayah Surabaya Raya masih berlangsung padat pada H+1 Lebaran 2026. Sejumlah ruas jalan utama dipenuhi kendaraan, terutama di jalur penghubung Surabaya–Sidoarjo 













Komentar
Tuliskan Komentar Anda!