Arus Mudik Suramadu Mulai Landai, Hanya 2.000 Kendaraan Melintas dari Surabaya ke MaduraDibandingkan dengan hari sebelumnya, jumlah kendaraan mengalami penurunan drastis. Pada puncak arus mudik, tercatat sekitar 10.000 kendaraan melintasi Jembatan Suramadu.(Foto ilustrasi)

Arus Mudik Suramadu Mulai Landai, Hanya 2.000 Kendaraan Melintas dari Surabaya ke Madura

Surabaya - Situasi arus mudik di Jembatan Suramadu yang menghubungkan Surabaya dan Madura kini berangsur normal. Berdasarkan pantauan di lapangan, kendaraan masih didominasi oleh pemudik roda dua, namun tidak terjadi kepadatan berarti seperti pada puncak arus mudik Kamis (19/3).

Kasatlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKP Imam Sayfudin Rodji, memastikan kondisi lalu lintas sejak pagi hingga sore berjalan lancar tanpa lonjakan signifikan.

“Lancar mulai pagi sampai dengan sore ini. Untuk puncaknya memang kemarin terjadi peningkatan volume kendaraan, terutama roda dua,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sebagian besar pemudik telah melakukan perjalanan lebih awal, sehingga pergerakan kendaraan pada hari ini cenderung stabil dan tidak menimbulkan kemacetan.

“Kalau hari ini dalam kategori normal, peningkatan tidak terlalu signifikan. Ada kurang lebih 2.000 kendaraan yang melintas,” jelasnya.

Dibandingkan dengan hari sebelumnya, jumlah kendaraan mengalami penurunan drastis. Pada puncak arus mudik, tercatat sekitar 10.000 kendaraan melintasi Jembatan Suramadu, dengan dominasi kendaraan roda dua.

Hingga malam hari, pihak kepolisian memprediksi arus lalu lintas tetap lancar. Pemudik yang berasal dari luar daerah, termasuk Jakarta dan luar Pulau Jawa, disebut sudah lebih dulu tiba di kampung halaman.

Dengan kondisi yang semakin landai, Jembatan Suramadu kini kembali menjadi jalur mudik yang relatif nyaman dilalui, terutama bagi pemotor yang mendominasi arus perjalanan menuju Madura.(alr)