Purworejo - Peristiwa ledakan mercon terjadi di Dusun Tanggul Angin, Desa Tasik Madu, Kecamatan Pituruh, Purworejo, pada Jumat (20/3/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.
Ledakan tersebut berasal dari petasan yang sedang diracik oleh seorang pemuda bernama Muhammad Rizki Pratama (18). Saat itu, ia tengah mengisi bubuk mercon ke dalam selongsong dan memasang sumbu.
Kapolsek Pituruh, AKP Purwanto, menjelaskan bahwa ledakan terjadi sesaat setelah sumbu dimasukkan dan lubang ditutup dengan tekanan.
“Korban ada lima, satu luka bakar cukup parah, yang lainnya luka ringan,” ujar AKP Purwanto.
Korban yang mengalami luka paling serius adalah Rizki Pratama. Ia langsung dilarikan ke RS Palang Biru Kutoarjo untuk mendapatkan penanganan intensif. Sementara empat korban lainnya, yakni Fatir (18), Kevin (16), Bima (15), dan Aqila (9), mengalami luka bakar ringan dan dirawat di RSUD Prembun.
Menurut keterangan polisi, ledakan awal memicu petasan lain di sekitarnya ikut meledak. Akibatnya, korban mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuh.
“Setelah diisi dan ditutup, tiba-tiba meledak dan memicu mercon lain di dekatnya,” jelasnya.
Saksi di lokasi, Pujianto (68), yang merupakan kakek korban, mengaku mendengar suara ledakan keras saat hendak beristirahat.
“Saya kaget dengar ledakan, pas keluar ternyata cucu saya sudah terkapar. Sudah sering diingatkan jangan main petasan, tapi tetap saja,” tuturnya.
Ledakan tersebut juga menyebabkan kerusakan pada bagian rumah, seperti atap teras rusak, kaca jendela pecah, serta lubang di lantai dengan diameter sekitar 40 cm.
Saat ini, pihak kepolisian dari Polres Purworejo masih melakukan penyelidikan. Tim Inafis telah mengamankan sejumlah barang bukti berupa selongsong dan serpihan petasan dari lokasi kejadian. (ord)
Saat ini, pihak kepolisian dari Polres Purworejo masih melakukan penyelidikan.(Foto ilustrasi) 













Komentar
Tuliskan Komentar Anda!