Gagalkan Penyelundupan BBL ke Vietnam, Petugas Juanda Amankan Puluhan Ribu Benih LobsterJika biasanya menggunakan air bubble, kali ini pelaku memakai handuk basah dan es batu untuk menjaga suhu agar benih tetap hidup selama perjalanan.

Gagalkan Penyelundupan BBL ke Vietnam, Petugas Juanda Amankan Puluhan Ribu Benih Lobster

Surabaya,- Petugas gabungan di Bandara Internasional Juanda, Surabaya, berhasil menggagalkan upaya penyelundupan sebanyak 39.927 ekor Benih Bening Lobster (BBL) yang rencananya akan dikirim ke Vietnam.

Benih lobster tersebut ditemukan disembunyikan di dalam koper dan hendak diberangkatkan melalui jalur bagasi pesawat Singapore Airlines.

Komandan Satgaspam Bandara Juanda, Letkol Laut (P) Rai Terianom, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini berawal dari informasi intelijen. Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan koordinasi bersama pihak Angkasa Pura, Balai Karantina, dan Bea Cukai.

Kecurigaan muncul saat sebuah koper melewati pemeriksaan X-ray di area bagasi. Petugas lalu melakukan pengecekan lebih mendalam hingga memastikan isi koper tersebut adalah benih lobster ilegal.

"Tersangka ini mencoba memasukkan barang ke pesawat melalui bagasi. Sebelum masuk ke bagasi, ada proses pemeriksaan melalui X-ray. Di sana kami teliti lebih lanjut, dan setelah yakin itu adalah BBL, baru kami cari pemiliknya," ujar Rai, Sabtu (25/4/2026).

Ia menambahkan, pelaku menggunakan modus waktu keberangkatan yang mepet agar petugas terburu-buru dalam melakukan pemeriksaan.

"Modusnya di menit-menit terakhir biar pemeriksaan yang butuh waktu lama ini terburu-buru oleh jadwal pesawat yang terus berjalan. Beruntung, orangnya masih bisa kami amankan dan dimintai keterangan," terangnya.

Selain itu, petugas juga menemukan metode baru dalam pengemasan benih lobster. Jika biasanya menggunakan air bubble, kali ini pelaku memakai handuk basah dan es batu untuk menjaga suhu agar benih tetap hidup selama perjalanan.

Saat ini, pelaku telah diamankan untuk proses pemeriksaan lebih lanjut, sementara ribuan benih lobster tersebut disita sebagai barang bukti. (alr)