Kakorlantas Polri: Persiapan Mudik Natal dan Tahun Baru di Jawa Timur Sudah OptimalPersiapan Mudik Natal dan Tahun Baru di Jawa Timur Sudah Optimal

Kakorlantas Polri: Persiapan Mudik Natal dan Tahun Baru di Jawa Timur Sudah Optimal

Surabaya — Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Agus Suryonugroho, menyatakan bahwa persiapan pengamanan arus mudik Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), khususnya di wilayah Jawa Timur, telah dilakukan secara optimal. Korlantas Polri bersama Kantor Staf Presiden (KSP) telah melakukan survei guna memastikan kesiapan pengamanan di wilayah Jatim.

Survei tersebut dilakukan dengan mengacu pada hasil analisis dan evaluasi pelaksanaan Nataru tahun 2024. Dalam survei itu, berbagai potensi persoalan diidentifikasi, mulai dari skenario pengamanan, antisipasi cuaca ekstrem, hingga kesiapan pengamanan di sejumlah titik rawan di Jawa Timur.

“Persiapan Nataru sudah optimal, termasuk di wilayah Jawa Timur,” ujar Agus, usai menemui para ojol di taman Bungkul   Surabaya 

Pengamanan difokuskan pada empat klaster utama, yakni jalan tol dan jalan arteri, pelabuhan, tempat ibadah, serta lokasi wisata. Di Jawa Timur, sejumlah ruas tol, jalur nasional, pelabuhan penyeberangan, hingga kawasan wisata dipastikan telah disurvei dan dikaji secara mendalam oleh jajaran terkait.

Meski demikian, Agus menegaskan pentingnya kolaborasi dan koordinasi antar pemangku kepentingan, baik pemerintah daerah, TNI, maupun instansi terkait lainnya, untuk mengoptimalkan pelaksanaan Operasi Nataru di Jawa Timur. Rapat koordinasi juga digelar untuk memantapkan langkah dan strategi pengamanan sesuai kondisi di lapangan.

“Kami akan memantapkan cara bertindak yang tepat sesuai situasi dan kondisi, terutama di wilayah Jawa Timur,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Agus juga memprediksi akan terjadi peningkatan pergerakan masyarakat selama libur Nataru. Secara nasional, pergerakan diperkirakan mencapai 191 juta orang, termasuk arus kendaraan menuju dan keluar wilayah Jawa Timur melalui jalur tol Trans Jawa dan jalur utama lainnya.

Sementara itu, pengamanan di wilayah terdampak bencana di Jawa Timur akan dikoordinasikan oleh Baharkam Polri. Adapun Korlantas Polri tetap berfokus pada aspek keamanan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas selama periode libur Natal dan Tahun Baru.

“Penanganan di wilayah bencana tentu berbeda. Yang terpenting adalah bagaimana kita bisa membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” tutupnya.(bank)