Jakarta - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan kesiapan layanan penyeberangan menghadapi lonjakan arus balik Lebaran 2026. Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menyebutkan bahwa pergerakan penumpang dan kendaraan dari Sumatera ke Jawa mulai meningkat dalam beberapa hari terakhir.
“Pergerakan yang mulai meningkat ini menandakan tren arus balik sudah berjalan. Kami terus memastikan kesiapan layanan, baik dari sisi operasional maupun fasilitas, untuk mengantisipasi lonjakan pada periode puncak,” ujar Heru dalam keterangan tertulis, Selasa (24/3/2026).
Kondisi di lapangan, khususnya di Pelabuhan Bakauheni, terpantau mulai ramai, baik untuk penumpang pejalan kaki maupun kendaraan. Meski terjadi peningkatan, ASDP memastikan operasional tetap berjalan lancar berkat koordinasi yang baik dan kesiapan fasilitas.
General Manager ASDP Cabang Bakauheni, Partogi Tamba, menjelaskan bahwa pihaknya telah menerapkan skema pengaturan arus kendaraan secara adaptif. Kendaraan tertentu dialihkan ke pelabuhan alternatif guna menjaga kelancaran lalu lintas dan menghindari penumpukan.
“Arus kendaraan masih dalam batas kapasitas layanan. Pola kedatangan cukup merata sehingga proses bongkar muat kapal berlangsung cepat tanpa hambatan berarti,” jelasnya.
Selain itu, pengelolaan dermaga dilakukan secara fleksibel dengan sistem multi-dermaga agar distribusi kendaraan dan penumpang tetap merata selama periode padat.
Berdasarkan data Posko Bakauheni selama 24 jam terakhir, tercatat sebanyak 51.751 penumpang menyeberang atau meningkat 30,5 persen dibanding tahun lalu. Sementara jumlah kendaraan mencapai 14.094 unit atau naik 45,3 persen.
Kenaikan paling tinggi terjadi pada sepeda motor yang mencapai 5.248 unit atau meningkat 59,4 persen. Disusul kendaraan roda empat sebanyak 7.407 unit (naik 27,9 persen), kendaraan logistik 1.202 unit (melonjak 189,6 persen), serta bus sebanyak 237 unit (naik 19,7 persen).
Secara kumulatif sejak H-10 hingga hari H Lebaran, jumlah penumpang dari Sumatera ke Jawa mencapai 480.613 orang, meningkat 5,8 persen. Total kendaraan juga naik menjadi 102.031 unit atau tumbuh 11,5 persen.
Sementara itu, Corporate Secretary ASDP, Shelvy Arifin, mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal dan membeli tiket secara online melalui aplikasi Ferizy.
“Pastikan telah membeli tiket melalui Ferizy sebelum tiba di pelabuhan. Saat ini tidak ada penjualan tiket di pelabuhan, sehingga seluruh pengguna jasa wajib melakukan pembelian secara mandiri melalui kanal resmi,” tegasnya. (ref)
Arus balik Lebaran 2026 mulai menunjukkan peningkatan signifikan. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memprediksi puncak arus balik akan terjadi pada 24 hingga 25 Maret 2026 (Foto ilustrasi) 












Komentar
Tuliskan Komentar Anda!