Mojokerto,- Kebakaran hebat melanda sebuah rumah di Desa Penompo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (4/4/2026) malam. Insiden ini menelan korban jiwa seorang perempuan lanjut usia bernama Markonah (53), yang diketahui menderita stroke.
Korban ditemukan meninggal dunia di dalam kamar dengan kondisi hangus terbakar. Diduga kuat, ia tidak mampu menyelamatkan diri saat api mulai membesar karena keterbatasan fisiknya.
Selain korban jiwa, peristiwa ini juga menyebabkan seorang remaja, Faris Ananda Ardiansyah (15), yang merupakan cucu korban, mengalami luka bakar di bagian punggung. Ia terluka saat berusaha menyelamatkan diri dari kobaran api.
Berdasarkan informasi dari warga sekitar, kebakaran diduga dipicu oleh kelalaian saat menyalakan obat nyamuk bakar. Faris disebut menyalakan obat nyamuk di atas kertas yang diletakkan di bawah kasur, sehingga api dengan cepat menyambar material mudah terbakar di dalam rumah.
“Sekitar pukul 19.00 WIB cucunya menyalakan obat nyamuk. Lalu sekitar pukul 19.30 WIB baru diketahui warga, namun api sudah besar dan sulit dikendalikan,” ujar Riska, Kepala Dusun Penompo.
Kondisi rumah yang sebagian besar terbuat dari anyaman bambu (gedeg) membuat api cepat merambat dan menghanguskan seluruh bangunan beserta isinya.
Petugas Inafis Satreskrim Polres Mojokerto Kota yang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) menemukan jasad korban dalam kondisi sangat mengenaskan, tinggal tulang belulang di atas tempat tidur.
Tak hanya menelan korban jiwa, kebakaran ini juga mengakibatkan kerugian materiil yang cukup besar. Dua unit sepeda motor, satu sepeda angin, serta seluruh perabot rumah tangga dilaporkan ludes terbakar. (alr)
Seorang nenek penderita stroke ditemukan tewas mengenaskan setelah tak sempat menyelamatkan diri saat api melahap rumahnya. (Foto ilustrasi) 













Komentar
Tuliskan Komentar Anda!