Arus Mudik Lebaran 2026 Mulai Padat, Pemudik Keluhkan Antrean Panjang di Penyeberangan Gilimanuk–KetJumlah penumpang yang menyeberang mencapai 37.877 orang, sepeda motor sebanyak 6.066 unit. (Foto ilustrasi)

Arus Mudik Lebaran 2026 Mulai Padat, Pemudik Keluhkan Antrean Panjang di Penyeberangan Gilimanuk–Ket

Banyuwangi  - Arus mudik Lebaran 2026 melalui jalur penyeberangan Bali–Jawa mulai mengalami kepadatan. Sejumlah pemudik yang menyeberang dari Pelabuhan Gilimanuk menuju Pelabuhan Ketapang Banyuwangi mengaku harus menghadapi antrean kendaraan yang sangat panjang.

Pada Sabtu (14/3/2026), para pemudik yang baru turun dari kapal di Pelabuhan Ketapang terlihat bergegas melanjutkan perjalanan menuju daerah tujuan masing-masing. Sebagian di antaranya tampak kelelahan setelah menempuh perjalanan panjang dan menghadapi kemacetan menuju pelabuhan di Bali.

Salah satu pemudik, Fiki, seorang pengajar di sekolah kejuruan di Tabanan, Bali, mengaku perjalanan menuju pelabuhan cukup melelahkan karena kondisi lalu lintas yang sangat padat. Ia memanfaatkan masa libur sekolah hingga 30 Maret 2026 untuk pulang ke kampung halamannya di Cirebon, Jawa Barat.

“Perjalanan menuju Pelabuhan Gilimanuk cukup padat. Antrean kendaraan panjang, jadi perjalanan terasa lebih lama dan melelahkan,” kata Fiki 

Setelah tiba di Banyuwangi, Fiki berencana melanjutkan perjalanan menggunakan kereta api menuju daerah asalnya.

Keluhan serupa juga disampaikan Setiawan, pekerja asal Bali yang hendak pulang ke rumah istrinya di Banyuwangi. Ia mengaku harus terjebak kemacetan selama beberapa jam saat menuju pelabuhan.

“Tadi hampir empat jam terjebak macet menuju pelabuhan. Antrean kendaraan bahkan sampai masuk ke gang-gang pemukiman warga di sekitar Gilimanuk,” ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan data Posko Gilimanuk, pada periode 13 Maret 2026 atau H-8 Lebaran, arus penyeberangan dari Bali menuju Jawa mengalami peningkatan signifikan.

Dalam kurun waktu 24 jam tercatat 220 perjalanan kapal (trip) dari Pelabuhan Gilimanuk menuju Pelabuhan Ketapang.

Jumlah penumpang yang menyeberang mencapai 37.877 orang. Sementara kendaraan yang menyeberang didominasi oleh sepeda motor sebanyak 6.066 unit.

Selain itu tercatat 3.573 kendaraan roda empat, 2.154 truk, serta 383 bus. Secara keseluruhan total kendaraan yang menyeberang mencapai 12.176 unit.

Jika dihitung secara akumulatif sejak H-10 hingga H-8 Lebaran, total penumpang yang telah menyeberang dari Bali ke Jawa melalui Pelabuhan Gilimanuk mencapai 97.572 orang, dengan jumlah kendaraan sebanyak 31.045 unit.

Peningkatan arus kendaraan dan penumpang ini diperkirakan akan terus bertambah mendekati puncak arus mudik Lebaran 2026.(alr)