Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya, Diduga Akibat Korsleting ListrikKobaran api melalap sejumlah kamar di Rusunawa Sombo, Simokerto, Surabaya. Petugas pemadam kebakaran berjibaku memadamkan api agar tidak merembet ke blok lain.(Foto ilustrasi)

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Surabaya – Kebakaran melanda Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Sombo di Jalan Sombo, Simolawang, Kecamatan Simokerto, Surabaya, Rabu (25/2/2026) sore. Peristiwa ini menghanguskan sedikitnya enam kamar di dua lantai, meski tidak menimbulkan korban jiwa.

Api pertama kali muncul sekitar pukul 15.52 WIB dari salah satu kamar di lantai 3 blok H. Kobaran api yang cepat membesar membuat si jago merah merembet ke tiga kamar lain di lantai yang sama sebelum akhirnya menjalar hingga lantai 4.

Empat kamar di lantai 3 yang terbakar diketahui dihuni Mat Disuk, Saleh, Surohmah, dan Mudofar. Sementara dua kamar di lantai 4 milik Suminto dan Taufik turut terdampak akibat besarnya api.

Penghuni rusun bersama warga sekitar langsung meminta bantuan petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya. Sebanyak 11 unit mobil pemadam dan 6 unit rescue dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan kobaran api.

“Sebanyak 11 unit tempur dan 6 unit rescue kami turunkan untuk proses pemadaman,” ujar Kabid Pemadaman DPKP Surabaya, M Rokhim.

Petugas berhasil memadamkan api pokok sekitar pukul 16.29 WIB, sementara proses pembasahan dilakukan hingga situasi dinyatakan kondusif pada pukul 17.34 WIB. Luas area yang terbakar diperkirakan sekitar 3 x 7 meter persegi di setiap kamar.

Menurut Rokhim, sumber api berada di lantai 3 sebelum merembet ke lantai atas. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian materi akibat kebakaran di rusunawa milik Pemerintah Kota Surabaya ini ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Namun dugaan awal mengarah pada korsleting listrik sebagai pemicu munculnya api. (alr)