Sidoarjo - Polisi mulai mengambil tindakan tegas terhadap sopir bus yang masih nekat ngetem di Jalan Raya Waru, Sidoarjo. Langkah ini dilakukan untuk mengurai kemacetan panjang akibat proyek perbaikan exit Terminal Purabaya Bungurasih yang hingga kini belum selesai.
Satlantas Polresta Sidoarjo memastikan akan langsung menilang sopir bus yang masih berhenti atau ngetem di bahu Jalan Raya Waru, tepatnya di depan pintu keluar Timur Terminal Purabaya Bungurasih
Kasat Lantas Polresta Sidoarjo, AKP Yudhi Anugrah Putera mengatakan, tindakan tegas ini dilakukan setelah sebelumnya polisi berulang kali memberikan imbauan kepada para sopir bus agar tidak berhenti di lokasi tersebut.
Menurutnya, keberadaan bus yang ngetem di bahu jalan menjadi salah satu penyebab utama kemacetan panjang dari arah Sidoarjo menuju Surabaya.
“Kami sudah melakukan sosialisasi berkali-kali dan akan kami tindak tegas. Akan kami tilang para sopir bus yang tidak mengindahkan dan tidak melaksanakan kamseltibcarlantas,” kata AKP Yudhi.
Sejak pagi hari sekitar pukul 06.00 WIB, kepadatan kendaraan sudah terjadi di kawasan Waru. Bahkan antrean kendaraan dilaporkan mengular hingga kawasan Pasmar Gedangan.
Untuk mengurai kemacetan di jalur tersebut, petugas kepolisian disiagakan hampir di setiap titik. Polisi berjaga dengan jarak sekitar lima meter mulai dari pintu keluar Terminal Purabaya hingga Bundaran Waru.
Sementra Untuk mengatasi pelanggaran tersebut, Satlantas Polresta Sidoarjo kini memanfaatkan teknologi EDC Mobile dari Ditlantas Polda Jawa Timur.
Perangkat ini memungkinkan petugas merekam pelanggaran lalu lintas secara otomatis. Jika bus tertangkap kamera sedang ngetem, maka bukti pelanggaran langsung dikirim dan surat tilang akan diteruskan ke perusahaan otobus (PO) yang bersangkutan.
“Nanti akan kami siagakan 24 jam. Jika kamera menangkap bus yang ngetem, langsung ter-capture dan surat tilang dikirim ke perusahaan otobusnya,” jelasnya.
Diketahui kondisi lalu lintas di kawasan Waru diperkirakan masih akan padat dalam beberapa hari ke depan. Hal ini disebabkan proyek perbaikan jalan di exit Terminal Purabaya mengalami keterlambatan.
Polisi berharap proses perbaikan dapat dipercepat agar arus lalu lintas di kawasan Waru kembali normal dan tidak lagi memicu kemacetan panjang antara Sidoarjo dan Surabaya.(alr)
keberadaan bus yang ngetem di bahu jalan menjadi salah satu penyebab utama kemacetan panjang dari arah Sidoarjo menuju Surabaya.(Foto ilustrasi) 













Komentar
Tuliskan Komentar Anda!