Ledakan Misterius Hancurkan Rumah Warga di Sumenep, Dua Orang Luka dan Dilarikan ke Rumah Sakitledakan yang menghancurkan rumah warga di Desa Bantelan, Kecamatan Batu Putih, Sumenep. Dua korban yang diduga pasangan suami istri mengalami luka serius dan harus dirujuk ke rumah sakit. (Foto ilustrasi)

Ledakan Misterius Hancurkan Rumah Warga di Sumenep, Dua Orang Luka dan Dilarikan ke Rumah Sakit

Sumenep - Sebuah rumah warga di Desa Bantelan, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, rusak parah setelah terjadi ledakan misterius pada Kamis (5/3/2026) sekitar pukul 06.30 WIB.

Peristiwa tersebut menyebabkan bangunan rumah mengalami kerusakan berat. Dinding dan atap rumah ambruk, sementara bagian depan bangunan terlihat porak-poranda akibat kuatnya ledakan.

Dalam kejadian itu, dua orang yang diduga pasangan suami istri mengalami luka cukup serius. Keduanya langsung dievakuasi warga ke Puskesmas Batu Putih untuk mendapatkan pertolongan pertama sebelum akhirnya dirujuk ke rumah sakit.

Seorang warga Desa Bantelan, Basyir, membenarkan adanya peristiwa ledakan tersebut. Namun ia mengaku belum mengetahui secara pasti penyebab kejadian itu.

“Iya benar rumah meledak, tapi kurang tahu penyebabnya. Korbannya juga belum tahu pasti siapa,” ujar Basyir.

Menurutnya, kondisi rumah setelah kejadian mengalami kerusakan yang cukup parah akibat ledakan tersebut.

“Yang jelas memang ada ledakan dan rumahnya rusak berat,” tambahnya.

Peristiwa itu juga sempat menghebohkan warga sekitar. Video dan foto kondisi rumah setelah ledakan dengan cepat beredar di media sosial. Dalam rekaman tersebut terlihat warga berkumpul di sekitar lokasi, sementara korban sudah dibawa untuk mendapatkan perawatan medis.

Tenaga kesehatan Puskesmas Batu Putih, Rini Antika, mengatakan kedua korban sempat mendapatkan penanganan awal di ruang tindakan sebelum dirujuk ke rumah sakit.

“Kondisinya membutuhkan penanganan lebih lanjut. Setelah dilakukan stabilisasi awal, korban kemudian dirujuk ke rumah sakit,” jelas Rini.

Ia menambahkan, saat tiba di puskesmas kedua korban sudah mengalami luka yang cukup serius sehingga perlu perawatan medis lebih lengkap.

Selain karena alasan medis, pihak keluarga juga meminta agar korban segera dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan yang lebih intensif.

“Fasilitas yang dibutuhkan tidak tersedia di puskesmas, sehingga diputuskan untuk dirujuk,” ujarnya.

Hingga saat ini, penyebab pasti ledakan yang menghancurkan rumah warga tersebut masih belum diketahui. Pihak berwenang masih melakukan penelusuran terkait kejadian tersebut.

Peristiwa ledakan yang menyebabkan kerusakan bangunan dan korban luka seperti ini diketahui bukan pertama kali terjadi di wilayah Kabupaten Sumenep. (alr)